:::: keluarga sakinah dan uniek ..::::

April 20, 2007

KIDUNG HITAM PUTIH II

Filed under: puisi

Syair sang pujangga membuat kau teguh dengan kain rajutmu

Kepastian memiliki siputih begitu yakin kau teriakkan dijagad raya ini

Tiga purnama kau ikrar dengan kain putihmu untuk mengayuh gelombang hidup yang pasti

Berbagai tantangan datang silih berganti

Kau dekap erat siputih agar ia tak terbang kearah yang tak tentu tujuan

Kau libatkan siputih dilehermu untuk sebuah kepastian tak semu

Riang sang penari gadis perajut bertambah gemulai dengan sebuah kepastian 

dari siputih untuk menjawab tantangan selama tiga purnama

Datangnya temaram malam membuat khusyu’ sang gadis perajut tertegun

menerawang tembus ruang dan waktu

Dalam cakrawala itu ia melihat pemberi hidup memberi restu

Sang gadis perajut dalam mewujudkan tiga malam bulan purnama

Untuk itu kau harus tabah menghadapi gelombang tiga malam purnama

Dimana sang perestu memberi berbagai cobaan

dengan rintangan yang sesuai dengan kemampuanmu

Gadis perajut tertegun akan cobaan yang nantinya melanda

Gemericik sungai firdaus akan menjadi sahabat erat untuk tempat bertanya

dalam masa penantian tiga bulan purnama

Do’a para Brahmana dan para Sufi mengiringi langkah-langkah sang gadis perajut

Ia tahu pasti do’a seorang Brahmana dan para sufi akan didengar 

oleh perestu alam yang maha tinggi,Agung dan Pengasih 

April 15, 2007

KIDUNG HITAM PUTIH

Filed under: puisi

Sepintal benang dengan dua warna yang akan kau urai dengan lentik jemarimu.

Disaat kau hendak menenunnya menjadi sebuah kain.

Kain yang kelak sebagai teman yang bersahabat disaat kau membutuhkan.

Kusutnya sepintal benang dengan dua warna.

Membuat lentik jemarimu terluka oleh tajamnya benang yang hendak kau rajut.

Luka yang terbuka semakin menambah cakrawala.

Fenomena yang ada untuk berfikir mana benang yang pantas kau jadikan sebuah kain bersahabat.

Jika si putih yang kau pilih dari rangkaian benang yang ada untuk kau tenun menjadi kain bersahabat.

Berusahalah dengan keras tanpa mengenal lelah, sebab si putih telah berbaur dengan si hitam.

Dan si hitam seakan enggan memisahkan diri dengan si putih.

Ketabahanmu akan teruji, tawakkal akan bukti jika kau mampu membuat siputih menjadi sebuah kain yang akan mempunyai arti dalam yang hakiki.

Orang akan mencibir iri, jika kau mampu merajut si putih menjadi kain teman mimpimu, sang satria dan pujangga akan menjaga dan membuat sair yang indah dari jerih lelahmu.

Sang Agung nan Perkasa akan menjadi perestu utama untuk menggores tinta emas dalam takdir yang nyata.

Ia goreskan tinta emas diatas kain yang suci dalam perjalanan hidupmu yang tak abadi.

Mampukah kau menjaga kain putihmu, atau kau akan merubah menjadi warna lain dengan segala sihirmu.

Sang Perkasalah yang tahu sebab Ia lebih tahu dari siapapun






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Minz Meyer