:::: keluarga sakinah dan uniek ..::::

January 16, 2008

MENGAPA KITA MEMBACA AL-QU’AN

Filed under: al hikmah

Seorang muslim tua Amerika tinggal di sebuah perkebunan/area di sebelah timur Pegunungan Kentucky bersama cucu laki-lakinya. Setiap pagi Sang kakek bangun pagi dan duduk dekat perapian membaca Al-qur’an. Sang cucu ingin menjadi seperti kakeknya dan memcoba menirunya seperti yang disaksikannya setiap hari. Suatu hari ia bertanya pada kakeknya : “ Kakek, aku coba membaca Al-Qur’an sepertimu tapi aku tak bisa memahaminya, dan walaupun ada sedikit yang aku pahami segera aku lupa begitu aku selesai membaca dan menutupnya. Jadi apa gunanya membaca Al-quran jika tak memahami artinya ?

Sang kakek dengan tenang sambil meletakkan batu-batu di perapian, memjawab pertanyaan sang cucu : “Cobalah ambil sebuah keranjang batu ini dan bawa ke sungai, dan bawakan aku kembali dengan sekeranjang air.” Anak itu mengerjakan seperti yang diperintahkan kakeknya, tetapi semua air yang dibawa habis sebelum dia sampai di rumah. Kakeknya tertawa dan berkata, “Kamu harus berusaha lebih cepat lain kali “. Kakek itu meminta cucunya untuk kembali ke sungai bersama keranjangnya untuk mencoba lagi. Kali ini anak itu berlari lebih cepat, tapi lagi-lagi keranjangnya kosong sebelum sampai di rumah. Dengan terengah- engah dia mengatakan kepada kakeknya, tidak mungkin membawa sekeranjang air dan dia pergi untuk mencari sebuah ember untuk menggati keranjangnya. Kakeknya mengatakan : ”Aku tidak ingin seember air, aku ingin sekeranjang air. Kamu harus mencoba lagi lebih keras. ” dan dia pergi ke luar untuk menyaksikan cucunya mencoba lagi. Pada saat itu, anak itu tahu bahwa hal ini tidak mungkin, tapi dia ingin menunjukkan kepada kakeknya bahwa meskipun dia berlari secepat mungkin, air tetap akan habis sebelum sampai di rumah. Anak itu kembali mengambil / mencelupkan keranjangnya ke sungai dan kemudian berusaha berlari secepat mungkin, tapi ketika sampai di depan kakeknya, keranjang itu kosong lagi.

Dengan terengah-engah, ia berkata : ”Kakek, ini tidak ada gunanya. Sia-sia saja”. Sang kakek menjawab : ”Nak, mengapa kamu berpikir ini tak ada gunanya ?. Coba lihat dan perhatikan baik- baik keranjang itu .” Anak itu memperhatikan keranjangnya dan baru ia menyadari bahwa keranjangnya nampak sangat berbeda. Keranjang itu telah berubah dari sebuah keranjang batu yang kotor, dan sekarang menjadi sebuah keranjang yang bersih, luar dan dalam. ” Cucuku, apa yang terjadi ketika kamu membaca Qur’an ? Boleh jadi kamu tidak mengerti ataupun tak memahami sama sekali, tapi ketika kamu membacanya, tanpa kamu menyadari kamu akan berubah, luar dan dalam. Itulah pekerjaan Allah dalam mengubah kehidupan kamu.

( Sahabat Blogger )

January 1, 2008

BERCERMIN DIRI

Filed under: puisi

Tatkala aku datang disebuah cermin

Tampak sosok yang sangat lama kukenal dan sangat sering kulihat

Namun aneh…sesungguhnya aku belum mengenal

Ya… sesungguhnya aku belum mengenal siapa yang aku lihat


Tatkala aku tatap wajah… hatiku bertanya…

Apakah wajah ini yang  kelak akan bercahaya, Bersinar indah di surga sana ?

Apakah wajah ini yang akan hangus legam di neraka jahannam

Tatkala aku tatap mata…nanar…….akupun bertanya…

Mata inikah yang akan menatap penuh kelezatan dan penuh kerinduan ?

Menatap Alloh, menatap Rasulullah, menatap kekasih-kekasih Alloh kelak,

Ataukah mata ini yang akan terbelalak, melotot,.menghujam..menangis…menatap bara neraka jahanam, Apakah mata yang penuh maksiat ini akan menyelamatkan?
Wahai mata…apa gerangan yang kau tatap selama ini

Tatkala kutatap mulut,apakah mulut ini yang kelak akan penuh bergetar zikir
Penuh kerinduan mengucap Lailahaillallah saat malaikat maut datang menjemput
Ataukah menjadi mulut yang menganga dengan lidah menjulur Dengan lengking pekik jeritan pilu yang akan mencopot sendi-sendi setiap pendengar
Apakah mulut ini akan menjadi pemakan buah jakum jahanam yang pedih   penghancur setiap gigi
Apakah gerangan yang engkau ucapkan wahai mulut yang malang
Berapa banyak dusta yang engkau ucapkan
Berapa banyak caci maki yang remuk yang sering engkau katakan dengan pisau kata-kata yang mengiris tajam
Berapa banyak kata-kata manis semanis madu yang palsu yang kau ucapkan untuk menipu. Betapa jarangnya engkau bersyukur, betapa langkanya engkau menyebut nama tuhanmu dengan tulus, betapa jarangnya engkau  syahdu memohon agar Tuhanmu mengampunimu

Tatkala kutatap tubuh…tatkala kutatap tubuhku..
Apakah tubuh ini yang kelak akan penuh cahaya,bersinar, bersuka cita, bercengkrama disurga
Atau tubuh yang akan tercabik-cabik hancur, mendidih didalam lahar membara jahanam
Terpanggang tanpa ampun dengan derita yang tiada akhir.nauzubillahimin zalik

Wahai tubuh berapa banyak maksiat yang engkau lakukan
Berapa banyak orang-orang yang kau zholimi dengan tubuhmu ini
Berapa banyak hamba-hamba Alloh yang lemah yang kau tindas dengan kekuatanmu
Berapa banyak perindu pertolonganmu yang engkau acuhkan tanpa peduli padahal kau mampu
Berapa banyak hak-hak  yang kau rampas

Ketika kutatap hai tubuh seperti apakah gerangan isi hatimu
Apakah isi hatimu sebagus kata-katamu atau seburuk daki-daki yang melekat ditubuhmu
Apakah hatimu segagah ototmu ataukah selemah daun-daun yang mudah rontok
Apakah hatimu seindah penampilanmu ataukah seburuk kotoranmu
Apakah hatimu seindah penampilanmu atau sebusuk kotoranmu
Betapa beda aku yang tampak dicermin dengan apa yang tersembunyi

Betapa beda sekali apa yang tampak dicermin dan apa yang tersembunyi

Akh…betapa aku telah tertipu…aku tertipu oleh topeng
Betapa yang aku lihat selama ini hanyalah topeng,hanyalah topeng belaka
Betapa pujian yang berhambur hanyalah memuji topeng
Betapa yang indah ternyata hanyalah topeng
Sedangkan aku hanyalah seonggok sampah busuk yang terbungkus
Aku tertipu…aku malu ya Alloh…aku tertipu…
Alloh…Alloh… selamatkan kami ya Alloh

Amin ya Robbal Alamin.

(Abdullah Ghymnastiar)

" SELAMAT TAHUN BARU 1 JANUARI 2008 M DAN 1 MUHARRAM 1429 HIJRIYAH "

" SEMOGA ALLOH SWT  SLALU MELINDUNGI DAN MEMUDAHKAN SETIAP LANGKAH KITA"

" SEMOGA DI TAHUN INI KITA LEBIH BAIK, LEBIH SUKSES DAN LEBIH BAHAGIA "

" TERIMA KASIH SAHABATKU SEMUA ATAS SILATURRAHIMNYA SMOGA BERMANFAAT "






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Minz Meyer