:::: keluarga sakinah dan uniek ..::::

February 14, 2008

KISAH ANNE - VERY NICE STORY

Filed under: al hikmah

Ada pasangan suami isteri yang sudah hidup beberapa lama tetapi belum mepunyai keturunan. Sejak 10 tahun yang lalu, sang istri terlibat aktif dalam kegiatan untuk menentang ABORSI,karena menurut pandangannya, aborsi berarti membunuh seorang bayi.

Setelah bertahun-tahun berumah-tangga, akhirnya sang istri hamil, sehingga pasangan tersebut sangat bahagia. Mereka menyebarkan kabar baik ini kepada famili, teman2 dan sahabat2, dan lingkungan sekitarnya. Semua orang ikut bersukacita dengan mereka. Dokter menemukan bayi kembar dalam perutnya, seorang bayi laki2 dan perempuan.Tetapi setelah beberapa bulan, sesuatu yang buruk terjadi.Bayi laki-lakinya sehat, Tetapi bayi perempuan mengalami kelainan, dan ia mungkin tidak bisa hidup sampai masa kelahiran tiba. Dan kondisinya juga dapat mempengaruhi kondisi bayi laki2. Jadi dokter menyarankan untuk dilakukan aborsi, demi untuk sang ibu dan bayi laki2 nya.

Fakta ini membuat keadaan menjadi terbalik. Baik sang suami maupun sang istri mengalami depressi. Pasangan ini bersikeras untuk tidak menggugurkan bayi perempuannya (membunuh bayi tsb), tetapi juga kuatir terhadap kesehatan bayi laki2nya. "Saya bisa merasakan keberadaannya, dia sedang tidur nyenyak", kata sang ibu di sela tangisannya. Lingkungan sekitarnya memberikan dukungan moral kepada pasangan tersebut,dengan mengatakan bahwa ini adalah kehendak Tuhan.

Ketika sang istri semakin mendekatkan diri dengan Tuhan, tiba-tiba dia tersadar bahwa Tuhan pasti memiliki rencanaNya dibalik semua ini. Hal ini membuatnya lebih tabah.Pasangan ini berusaha keras untuk menerima fakta ini. Mereka mencari informasi di internet, pergi ke perpustakaan, bertemu dengan banyak dokter, untuk mempelajari lebih banyak tentang masalah bayi mereka. Satu hal yang mereka temukan adalah bahwa mereka tidak sendirian. Banyak pasangan lainnya yang juga mengalami situasi yang sama, dimana bayi mereka tidak dapat hidup lama. Mereka juga menemukan bahwa beberapa bayi akan mampu bertahan hidup, bila mereka mampu memperoleh donor organ dari bayi lainnya. Sebuah peluang yang sangat langka. Siapa yang mau mendonorkan organ bayinya ke orang lain ? Jauh sebelum bayi mereka lahir, pasangan ini menamakan bayinya, Jeffrey dan Anne. Mereka terus bersujud kepada Tuhan. Pada mulanya,mereka memohon keajaiban supaya bayinya sembuh. Kemudian mereka tahu, bahwa mereka seharusnya memohon agar diberikan kekuatan untuk menghadapi apapun yang terjadi, karena mereka yakin Tuhan punya rencanaNya sendiri.

 

Keajaiban terjadi, dokter mengatakan bahwa Anne cukup sehat untuk dilahirkan, tetapi ia tidak akan bertahan hidup lebih dari 2 jam. Sang istri kemudian berdiskusi dengan suaminya, bahwa jika sesuatu yang buruk terjadi pada Anne, mereka akan mendonorkan organnya. Ada dua bayi yang sedang berjuang hidup dan sekarat, yang sedang menunggu donor organ bayi. Sekali lagi, pasangan ini berlinangan air mata. Mereka menangis dalam posisi sebagai orang tua, dimana mereka bahkan tidak mampu menyelamatkan Anne. Pasangan ini bertekad untuk tabah menghadapi kenyataan yg akan terjadi.

Hari kelahiran tiba. Sang istri berhasil melahirkan kedua bayinya dengan selamat. Pada momen yang sangat berharga tersebut, sang suami menggendong Anne dengan sangat hati-hati, Anne menatap ayahnya, dan tersenyum dengan manis. Senyuman Anne yang imut tak akan pernah terlupakan dalam hidupnya. Tidak ada kata2 di dunia ini yang mampu menggambarkan perasaan pasangan tersebut pada saat itu. Mereka sangat bangga bahwa mereka sudah melakukan pilihan yang tepat (dengan tidak mengaborsi Anne),mereka sangat bahagia melihat Anne yang begitu mungil tersenyum pada mereka, mereka sangat sedih karena kebahagiaan ini akan berakhir dalam beberapa jam saja.

Sungguh tidak ada kata2 yang dapat mewakili perasaan pasangan tersebut. Mungkin hanya dengan air mata yang terus jatuh mengalir, air mata yang berasal dari jiwa mereka yang terluka..

Baik sang kakek, nenek, maupun kerabat famili memiliki kesempatan untuk melihat Anne. Keajaiban terjadi lagi, Anne tetap bertahan hidup setelah lewat 2 jam. Memberikan kesempatan yang lebih banyak bagi keluarga tersebut untuk saling berbagi kebahagiaan. Tetapi Anne tidak mampu bertahan setelah enam jam…..

Para dokter bekerja cepat untuk melakukan prosedur pendonoran organ. Setelah beberapa minggu, dokter menghubungi pasangan tsb bahwa donor tsb berhasil. Dua bayi berhasil diselamatkan dari kematian. Pasangan tersebut sekarang sadar akan kehendak Tuhan. Walaupun Anne hanya hidup selama 6 jam, tetapi dia berhasil menyelamatkan dua nyawa. Bagi pasangan tersebut, Anne adalah pahlawan mereka, dan sang Anne yang mungil akan hidup dalam hati mereka selamanya…

************************

Ada 3 point penting yang dapat kita renungkan dari kisah ini :

1. SESUNGGUHYA, tidaklah penting berapa lama kita hidup, satu hari ataupun bahkan seratus tahun. Hal yang benar2 penting adalah apa yang  telah kita lakukan selama hidup kita, yang bermanfaat bagi orang lain.

2. SESUNGGUHNYA, janganlah takut dengan masa depan yang  belum pasti karena Tuhan pasti mempunyai rencana indah dan terbaik untuk kita, jangan pernah berputus asa. Hadapi masa depan dengan senyum dan semangat  agar Tuhan selalu memberikan yang terbaik untuk kita.

3. Ibu Anne mengatakan "Hal terpenting bagi orang tua bukanlah mengenai bagaimana karier anaknya di masa mendatang, dimana mereka tinggal, maupun berapa banyak uang yang mampu mereka hasilkan. Tetapi hal terpenting bagi kita sebagai orang tua adalah untuk memastikan bahwa anak2 kita melakukan hal2 terpuji selama hidupnya, sehingga ketika kematian menjemput mereka, mereka akan menuju surga".

Berhentilah Untuk Selalu Memikirkan Kepentingan Diri Sendiri, Jadikanlah Kehadiran Anda Di Dunia Ini Sebagai RAHMAT Bagi Orang Banyak dan Bagi Orang2 Yang Anda Cintai (Ayah, Ibu, Saudara/i,Suami/ Istri, Anak2 Anda, dst)

Sumber : Anonymous

11 Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://madida.blogsome.com/2008/02/14/kisah-anne-very-nice-story/trackback/

  1. Subhanallah…

    Sebuah pelajaran berharga. Satu hal yg sering diabaikan oleh [saya] sebagian orang bahwa berbaik sangka dan senantiasa sabar dan bersyukur kepada-Nya dalam setiap waktu merupakan modal yg sangat penting untuk terus melanjutkan perjalanan hidup ini hingga saatnya dipanggil dalam sebuah keridhoan-Nya…

    Terima kasih Mbak Frida atas tulisannya.
    Semoga Allah tunjuki kita jalan yg haqq dan kita pun istiqomah unutk terus menempuhnya hingga akhir hayat…amin Allahumma amin..

    Comment by Fakhru — February 14, 2008 @ 12:33 pm

  2. Subhanallah , aku cuma bisa menarik nafas dalam-dalam , bagus tulisannya

    Comment by landy — February 16, 2008 @ 12:12 pm

  3. Terima kasih Kak Fakhru & Kak Landy silaturrahimnya.
    Sebenarnya postingan di web ini aku ambil dari berbagai sumber.
    Aku ingin sahabat yang kesini bisa lebih termotivasi, lebih bersemangat,
    lebih berbahagia dan lebih baik lagi hidupnya setelah ini dengan tidak
    melupakan tujuan hidupnya mencari “Keridhoan Alloh SWT”
    Tulisan diatas dikirim oleh sahabat blogger ke email saya.
    Smoga bermanfaat.

    Comment by Frida — February 18, 2008 @ 3:19 am

  4. n ice post frid, btw k o k madida j adi frida?

    Comment by adit — February 25, 2008 @ 7:02 am

  5. Terima kasih Kak Adit silaturrahimnya
    madida itu kepanjangan dari ” makhluk alim(berilmu) dan ikhlas dipandangan Alloh SWT “. jadi kuncinya “smoga kita/sahabat2 yang berkunjung termasuk didalamnya”. intinya adalah “DOA”.
    Sedang Frida ya nama koe.

    Comment by Frida — February 26, 2008 @ 4:52 am

  6. Terima kasih … pelajaran yang indah. Hidup bukan masalah waktu :)

    Comment by Ade — February 26, 2008 @ 9:03 am

  7. Terima kasih kunjungannya Kak Ade.
    Jangan kapok main kesini ya…..

    Comment by Frida — February 27, 2008 @ 8:27 am

  8. Assalamu’alaikum
    Hidup adalah perjuangan; dan karena perlu diperjuangkan. perjuangan untuk hidup itupun telah dimulai sejak jutaan sperma memperjuangkan satu butir telur. Dan setelah ia mengejawantah ke dunia, bagaimana mungkin kita tidak berjuang?
    Nasehat yang bagus Mbak Frida, selamat berjuang!
    Wassalam

    Comment by Adi Sucipto — March 17, 2008 @ 6:31 am

  9. Wa’alaikumussalam kak Adi Sucipto, terima kasih silaturahimnya, selamat berjuang juga smoga bisnisnya lancar dan sukses. semangaaaat

    Comment by Frida — March 18, 2008 @ 7:14 am

  10. SubhanaLlah, tausiah ibroh dari MakhlukAlimDanIkhlasDimataALlah (MADIDA),…
    Semoga kita selalu dapat memberikan yang terbaik dan bermafaat bagi orang lain

    Comment by Kakanda — March 21, 2008 @ 4:34 am

  11. Amien…terima kasih akhi Kakanda kunjungan dan komentnya.
    jangan kapok main kesini ya…..

    Comment by Frida — March 25, 2008 @ 3:31 am

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>



Anti-spam measure: please retype the above text into the box provided.






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Minz Meyer